Peningkatan Kapasitas Sungai Veteran Kota Banjarmasin Tahap I
Banjarmasin, Kota Sungai yang Lebih Tertata.
Deskripsi Proyek
Selama dua dekade terakhir, banjir menjadi bencana alam yang paling berdampak di Indonesia. Banjir di Bima tahun 2016 menelan kerugian lebih dari 65 juta USD, ribuan orang mengungsi dan merusak puluhan ribu rumah. Rendahnya kualitas infrastruktur yang dibangun di daerah rawan banjir memperparah dampak ini. Pemerintah Indonesia kini berupaya mengubah pendekatan penanganan banjir dari yang sebelumnya terpusat menjadi berbasis kota, dengan mengembangkan program nasional yang melibatkan investasi struktural dan non-struktural untuk pengelolaan risiko banjir yang lebih terpadu.
Program ini, yang dipimpin oleh Kementerian PUPR, Kemendagri, dan Bappenas yang bertujuan untuk mengurangi risiko banjir di berbagai kota di Indonesia melalui peningkatan kapasitas nasional dan lokal, yang dilaksakanan dengan Joint Operation antara PT. Minarta Dutahutama dan PT. Adhi Karya yang disebut ADHI-MINARTA KSO. Adapun pekerjaan utama dalam proyek ini adalah revitalisasi Sungai Veteran dan Bangunan Pelengkapnya beserta beberapa Pompa Banjir.
Ruang Lingkup Proyek
Peningkatan kapasitas Sungai Veteran Tahap I
Manfaat Proyek
Mengurangi risiko banjir di kawasan perkotaan, khususnya di sekitar Sungai Veteran dan meningkatkan kapasitas drainase kota melalui revitalisasi sungai dan pompa banjir.
Detail Proyek
- Status Proyek
- Selesai
- Tahun
- 2024
- Klien
- Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
- Kontraktor
- (ADHI - MINARTA, KSO)
- Lokasi
- Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia
- Bidang Layanan
- Infrastruktur Sumber Daya Air
- Nilai Kontrak (IDR)
- 216.5 Milyar
- Nilai Kontrak (USD)
- 14.7 Juta
Proyek dalam progres & penyelesaian.
Proyek lain yang serupa.
Punya proyek yang ingin dikerjakan?
Ceritakan lingkup proyek Anda — kami akan merespons dalam dua hari kerja.